KESLING MAGETAN

SEJARAH PROGRAM STUDI SANITASI PROGRAM DIII

KAMPUS MAGETAN

Prodi Sanitasi Program Diploma Tiga Kampus Magetan merupakan salah satu jenjang pendidikan Tinggi Milik Kementrian Kesehatan Repubelik Indonesia yang pada mulanya merupakan pengembangan dari Sekolah Pembantu Penilik Hygiene ( SPPH ) Madiun yang berdiri pada tahun 1983 dan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. HK.00.06.1.1.2258 Tanggal 07 Juli 1995 tentang penunjukan Akademi Kesehatan Lingkungan Departemen Kesehatan Madiun Propinsi Jawa Timur, untuk menyelenggarakan program pendidikan D III Bidang Kesehatan Lingkungan, maka SPPH Madiun mulai Tahun Akademik 1995/1996 Menyelenggarakan Program Pendidikan Diploma III Kesehatan Lingkungan / AKL. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. HK. 00.06.1.3 . 2995  Tanggal 24 Juni 1998 Tentang penunjukan Akademi Kesehatan Lingkungan Madiun di Magetan untuk menyelenggarakan Program Diploma III Khusus Kesehatan Lingkungan bagi Lulusan SPPH. Pada Tahun Akademik 1999 / 2000 merupakan angkatan pertama. Kemudian pada tahun 2001 Departemen Kesehatan RI melalui Pusdiknakes mengembangkan kelembagaan institusi Akademi Kesehatan menjadi Politeknik Kesehatan (Poltekkes). Termasuk 13 Akademi Kesehatan yang ada di Jawa Timur melembaga menjadi Poltekkes Surabaya sesuai dengan SK Menkes-Kesos No.1207/Menkes-Kesos/SK/X/2001 tanggal 12 Nopember 2001.  Institusi tersebut salah satunya adalah Program Studi Kesehatan Lingkungan Kampus Magetan.

Berkenaan telah diterbitkannya Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 364 / M / 2O2O tentang Perubahan Nama Program Studi pada Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Surabaya di Kota Surabaya yang Diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan. Berdasarkan surat Kepala Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan Nomor DP.01.01 / 1 / 07059 / 2019 tanggal 15 Oktober 2019, perlu menetapkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Perubahan Nama Program Studi pada Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Surabaya di Kota Surabaya Menetapkan Program Studi Kesehatan Lingkungan Kampus magetan menjadi :

PROGRAM STUDI SANITASI PROGRAM DIPLOMA TIGA

KAMPUS MAGETAN


Program studi D3 Kesehatan Lingkungan Kampus Magetan merupakan salah satu Perguruan Tinggi Negeri yang berlokasi di Magetan dan berada di bawah naungan Kementerian Kesehatan RI
Program Studi D3 Kesehatan Lingkungan Kampus Magetan memberikan kesempatan bagi para lulusan SMA/MA/SMK sederajat. Diploma III Kesehatan Lingkungan yang ingin mengembangkan diri dalam mengatasi masalah sanitasi Kesehatan Lingkungan di Masyarakat dan di Industri

VISI

“Program Studi Kesehatan Lingkungan Kampus Magetan sebagai rujukan pendidikan tinggi bidang Kesehatan Lingkungan yang unggul berbasis pemberdayaan masyarakat di bidang sanitasi Tahun 2020.”

MISI

  1. Melakukan Integrasi Tri Dharma Perguruan Tinggi untuk mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berbasis pemberdayaan masyarakat dibidang sanitasi yang memiliki moralitas, integritas dan kopetensi yang unggul dan kompetitif.
  2. Melaksanakan pengelolaan organisasi dan Sumber Daya Manusia (SDM) ditingkat program studi D-III Kesehatan Lingkungan Kampus Magetan yang kredibel, akuntabel, dan transparan.
  3. Mengembangkan kerjasama dalam bidang penelitian, pengapdian kepada masyarakat dan pengelolaan pendidikan yang selaras dengan kebijakan manajemen Direktorat Poltekkes Kemenkes Surabaya.
  4. Mengembangkan teknologi tepat guna untuk pemberdayaan masyarakat dibidang sanitasi.

TUJUAN

  1. Mendidik tenaga Sanitarian yang bermutu, bermoral, berintegritas dan berdaya saing tinggi.
  2. Meningkatkan kualitas penelitian terapan dan pengabdian kepada masyarakat yang berdaya saing tinggi berbasis pemberdayaan masyarakat dibidang sanitasi.
  3. Meningkatkan tata kelola organisasi dan sumberdaya manusia yang baik, bersih, akuntabel, transparan dan terukur.
  4. Menerapkan sistim manajemen mutu internal untuk menghasilkan tanaga kesehatan lingkungan yang unggul dan kompetitif.
  5. Meningkatkan kemitraan untuk menunjang produktifitas Dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi.
  6. Terwujutnya peningkatan strata pendidikan dari vokasional ahli madya ke strata sarjana terapan.
  7. Terwujutnya laboratorium berstandar KAN ( Komite Akreditasi Nasional ).
  8. Terwujutnya pusat kajian berbasis pemberdayaan masyarakat dibidang sanitasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *